oleh

MUI Apresiasi Program 1 Desa 1 Rumah Tahfidz Herman Deru

Palembang – Gubernur Sumatera Selatan menerima ketua Dewan Pertimbangan dan ketua Umum Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Selatan dalam rangka silaturami di Ruang Kerja Gubernur, Rabu (24/6).

Dalam kesempatan ini para ulama ini memberikan apresiasi kepada Gubernur Sumsel Berkat Program 1 Desa 1 Rumah Tahfidz yang mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat serta berkembang dengan baik di Sumatera Selatan. Untuk diketahui, Program 1 Desa 1 Rumah Tahfidz ini sudah berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan.

Hingga saat ini pencapaian sesuai dengan target penambahan yakni 3000 rumah tahfidz di Sumsel, walaupu belakangan ini cukup terhambat peresmiannya dikarenakan masa Pandemi Covid19. Herman Deru pun sangat berterima kasih atas apresiasi ini.

“Terimakasih atas kedatangannya yang dimana sejak pandemi ini silaturahmi kita menjadi terbatas serta terimakasih atas doa-doanya serta saya haru ketika MUI menyampaikan apresiasi rumah tahfidz, ini membuktikan bahwa masyarakat pun turut antusias dengan keadaan rumah tahfid ini.” Ujarnya.

Untuk 3000 Rumah tahfidz yang ada di Sumsel ini merupakan target dari Visi Misi HDMY mewujudkan Sumsel religi walaupun di sampai saat ini belum diresmikan tetapi untuk kegiatan belajar mengajar tetap dilakukan hingga saat ini.

Selain memberikan apresiasi tersebut, kedatangan para ulama ini juga guna meminta izin kepada Gubernur HD terkait rencana MUI melakukan koordinasi bersama ormas tingkat provinsi di Sumsel untuk menyampaikan maklumat atau seruan bahwa umat Islam menolak HIP.

“Alhamdulillah, tadi pagi saya membaca berita bahwa Presiden juga sudah ikut menolak bahwa RUU HIP yang dibuat ini atas inisiatif legisatif bukan dari pemerintah, harus ditegaskan sekali lagi bahwa RUU HIP ini dibuat atas inisiatif bukan diusulkan pemerintah.” tegasnya.

HD berharap pertemuan para organisasi masyarakat dan tokoh masyarakat nantinya lebih ke dalam bentuk diskusi untuk memberikan jalan keluar.