oleh

PWRI Medan Gelar Turnamen Catur Open Ke 1

Grahanusantara.co.id, Medan – Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Cabang Kota Medan gelar turnamen catur open non master ke 1 memperebutkan Thropy Dewan Kehormatan PB Pendawa Ricky Syahputra Joyodipuro, bingkisan dan uang tunai.

Turnamen yang dilaksanakan selama sehari penuh di Sufis Coffe Kompleks MMTC Blok A No.33 Jalan Wiliem Iskandar, Medan Estate, Sabtu (7/1/2022), berlangsung meriah dan diikuti 56 pecatur dari 64 peserta yang mendaftar.

Ketua PWRI Kota Medan, Bustami, yang membuka secara langsung turnamen catur ini mengatakan, awalnya ia tak menyangka turnamen ini bisa berlangsung semeriah ini dan mendapat sambutan begitu antusias peserta.

“Kami merencanakan turnamen ini awalnya ecek-ecek. Pertama sambil ngopi dan main catur di Kantin Daud dekat UiNSU. Trus pembicaraan tentang ini kembali dilanjutkan di Kampoes Kopi. Pembicaraannya bagaimana kalau PWRI Medan buat turnamen catur gembira, sebagai ajang silaturrahmi,” ucapnya.

Rencana turnamen ini, lanjutnya, diumumkan via whatsapp grub dan mendapat sambutan, kemudian dibukalah pendaftaran.

“Saya kurang tahu kali bagaimana peraturan pertandingan catur ini, jadi mungkin disana-sini banyak kekurangan. Kami bertekad akan menyelenggarakan kegiatan ini secara rutin, dan kedepan dapat dilaksanakan lebih baik lagi. Termasuk hadiahnya bisa lebih besar lagi,” ujar Bustami sembari menyebut wasit dalam pertandingan ini yakni Dr Syahdin Hasibuan.

Berdasar pantaun di lokasi, meski pelaksanannya sederhana, namun mendapat respon positif dari para peserta. Dan walaupun catur sebagai olah raga berfikir, namun canda dan gurau tetap riuh disaat-saat usai pertandingan.

Tampil sebagai pemenang dalam turnamen catur open non master ke 1 PWRI Medan ini yakni, juara 1 diraih oleh Arif Rahman Saragih, peringkat 2 diraih Firsan Girsang, dan disusul oleh Nurdin Samosir, Risman Nasution, Noval Dzaqwan dan Ilham Sarif Harahap.

Dr Syahdin Hasibuan selaku juri dalam turnamen ini menjelaskan, Arif Rahman Saragih berhasil menjadi juara atau peringkat 1 setelah meraih point 5,5 sama dengan Firsan Girsang, namun Arif Rahman menang nilai SKF dan SB.

Kemudian, empat pemenang lainnya juga masing-masing meraih points 5, namun berberbeda nilai SKF dan SB. Kepada masing-masing peringkat tertinggi menerima hadiah dan uang pembinaan yang diserahkan oleh Dr Taufik Siregar.

Taufik Siregar mengatakan sangat senang serta mendukung sepenuhnya kegiatan turnaman catur yang diselenggarakan PWRI Medan ini dan berharap bisa dilaksanakan berkelanjutan.

“Turnamen catur yang telah kita ikuti bersama ini akan menjadi inventaris bagi pecatur-pecatur, khususnya bagi PWRI untuk menjadikan pecatur-pecatur handal di Medan maupun Sumut,” ujar Dosen UMA ini.

Komentar