oleh

Inikah Akhir Keberadaan Delman di Monumen Nasional?

Graha Nusantara, Jakarta – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat berencana melarang pengoperasian delman di kawasan wisata Monumen Nasional (Monas). Plt Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Iqbal menyampaikan dalam rangka perelasian kebijakan tersebut pihaknya akan membentuk gugus tugas.

Iqbal menyampaikan jika keberadaan delman adalah dilarang jika melihat pada Surat Edaran (SE) Wali Kota Nomor 36 Tahun 2016. Hingga kini keberadaan surat tersebut masih berlaku karena belum dicabut.

“Itu memang sampai saat ini belum dicabut, sehingga kita tetap menerapkan aturan tersebut,” ujar Iqbal dalam keterangan tertulis, Kamis (5/1/2023).

Sebagai tahap awal, pemkot akan memberikan sosialisasi kepada pemilik delman dan asosiasi kusir delman. Tak hanya di Monas, kawasan bebas delman juga akan diterapkan di kawasan MH Thamrin dan Bundaran HI.

“Kita akan mensosialisasikan kebijakan ini kepada pemilik delman, juga kepada asosiasi kusir delman,” terangnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo memberikan tanggapannya terkait banyaknya delman di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat. Syafrin menegaskan akan memberikan tindakan tegas terhadap delman yang parkit pada lokasi yang tidak semestinya.

“Tentu kami akan melakukan penindakan karena sekarang ada regulasi mereka diperbolehkan di mana saja, titik tertentu,” ujar Syafrin, Senin (26/12/2022).

Syafrin menuturkan salah satu tempat beroperasinya delman adalah di kawasan Monas sementara kawasan Bundaran HI dilarang. Oleh karena itu, pihaknya akan mendorong delman kembali ke kawasan Monas untuk melayani wisatawan.

“Bundaran HI tentu tidak. Untuk itu, kita akan dorong mereka untuk kembali ke kawasan Monas untuk melayani wisata di sana,” ujarnya.

Komentar