oleh

Pro dan Kontra #JokowiDibawahKetiakLuhut

Graha Nusantara – Media sosial Twitter seolah sudah menjadi hal yang wajib dalam menyampaikan keluh kesah seseorang, bahkan tidak luput juga sebagai sarana dalam menyampaikan kritikan serta saran kepada pemerintah RI.

Viralnya #Jokowi DibawahKetiakLuhut menjadi salah satu curahan bahkan kritikan para netizen di Twitter, ada yang pro dan ada pula yang kontra atas trendingnya hastag tersebut.

Tentang Covid-19, kritik dari akun Twitter @Syuhada8_ dimana pemilik akun tersebut memberikan pandangannya dengan tagline #Jokowi DibawahKetiakLuhut. Ia menilai bahwa, dokter lah yang ideal berbicara Covid-19 bukan Politisi.

“ Yang harusnya berbicara mengenai virus adalah idealnya seorang dokter bukan politisi ,” cuitnya

Adapula, akun @ijunk_eng88 berpendapat dalam komentarnya, bahwa masyarakat sudah muak dengan tindakan pemerintah yang lebih mementingkan sekelompok orang dan tidak pro terhadap rakyatnya.

“ Manusia ada batasnya..kami lihat negara kok kebijakannya dikuasai oleh sekelompok kepentingan yang tidak pro rakyat lebih mengutamakan kepentingan kapitalis dan neolib kami sudah muak “ Tulisnya (04/04).

Tidak hanya menuai kritikan yang pedas, adapula masyarakat yang menilai #JokowiDibawahKetiakLuhut tidak sepatutnya menjadi trending topil di Twitter karena dinilai tidak pantas.

Pemilik akun @Gokue3 beranggapan jika hastag tersebut, tidak sepatutnya dilayangkan kepada seorang pemimpin negara dan ditakutkan bahwa pihak diluar Indonesia akan mengetahui hal ini.

“ Kalian kok tega amat sih buat tagar #JokowiDibawahKetiakLuhut Masa seorang presiden Indonesia dibuat kan tagar kayak gini #JokowiDibawahKetiakLuhut Penilaian orang di luar gimana coba klo mereka baca tagar #Jokowi DibawahKetiakLuhut ? “ ucapnya.