oleh

Pengamat: Popularitas Airin Akan Meroket Efek Sosialisasi Massif

Graha Nusantara, Banten – Kontestasi Pilkada Banten masih bergerak dinamis. Jelang pergantian tahun ini walau banyak nama yang digadang-gadang akan maju namun baru mantan Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany yang secara terang-benderang mendeklarasikan diri maju sebagai calon gubernur.

Pemerhati pemilu Agusta Surya Buana menyebut keputusan Partai Golkar dan Airin lebih dulu mendeklarasikan diri menjadi langkah unggul. Pasalnya, Airin bisa lebih fokus dalam mengenalkan diri serta visi-misi dan programnya kepada masyarakat.

“Popularitas Airin pasti terdongkrak dengan banyak dan seringnya kegiatan sosialisasi. Belum lagi sosialisasi melalui media luar ruang,” katanya kepasa media, Sabtu (3/12).

Sebaliknya, dalam catatan Asep, belum ada nama lain yang digadang melangkah di Pilkada Banten 2024 yang menggencarkan sosialisasi.

Kondisi ini dinilai Agusta membuat Airin unggul beberapa langkah. Efeknya, popularitas Airin akan cepat terdongkrak. “Kalau popularitas naik, maka elektabilitas dan potensi menang bisa semakin dekat,” ungkapnya.

Seperti diketahui, selain kerap hadir temu publik di seluruh wilayah Banten, Airin juga memanfaatkan banyak media luar ruang sebagai bagian dari sosialisasi. Di berbagai tempat di delaoan Kabupaten Kota seluruh Banten, Billboar dan baliho Airin terpampang dengan slogan “Banten Maju Bersama” ada juga tagline “Airin Bukan Yang Lain”.
Billboar berwarna hijau toska itu diisi dengan photo cantik Airin dengan tatapan semangat penuh optimisme.

Menurut Agusta, ikhtiar memasang media sosialisasi tersebut menjadi salah satu bukti keseriusan Airin dalam mengikuti kontestasi Pilkada Banten.

“Kalau sudah memutuskan untuk maju, maka komitmen untuk sosialisasi, mengenalkan diri kepada masyarakat, menjadi bagian yang tak bisa ditawar. Ini yang sudah dilakukan Airin. Karenanya wajar jika banyak pihak menilai Airin akan unggul dalam Pilgub Banten 2024. Bagaimanapun Airin, kalau dalam istilah catur, sudah menang langkah,” pungkasnya.

Komentar