oleh

Jubir Presiden: Menhub Budi Semakin Membaik

Graha Nusantara Budi Karya Sumadi selaku Menteri Perhubungan dalam kondisi yang semakin membaik, setelah dinyatakan positif corona. Hal itu disampaikan Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman setelah mendapat laporan dari dokter RSPAD Gatot Soebroto yangmenangani Menhub Budi.

“Sekitar dua hari yang lalu saya sempat ke RSPAD Gatot Soebroto dan beliau makin membaik situasinya, seperti digambarkan oleh dokter yang di RSPAD Gatot Soebroto,” ucap Fadjroel dalam diskusi Polemik, Sabtu (21/3/2020). Fadjroel pun meminta doa dari seluruh masyarakat untuk kesehatan Budi Karya.

Fadjroel menuturkan, Budi Karya merupakan salah seorang menteri yang berperan dalam evakuasi 238 WNI dari Wuhan di China, 188 WNI dari kapal World Dream, dan 69 WNI dari kapal Diamond Princess. Tiga lokasi itu diketahui sebagai tempat awal penyebaran virus corona di dunia.

“Kalau dilihat penyelamatan 238 plus 188 plus 69 (WNI), beliau, lah yang berada di garis depan sehingga tahap pertama itu yang terkena, kita menyayangkan Pak Budi Karya terdampak positif,” ujar Fadjroel. Fadjroel melanjutkan, seluruh anggota Kabinet Indnesia Maju telah mengikuti tes virus corona usai Budi Karya diyatakan positif.

Hasilnya, sambung Fadjroel, anggota kabinet lain dinyatakan negatif. Fadjroel mengatakan, Kabinet Indonesia Maju kini tetap bekerja meskipun ada perubahan dalam cara bekerja misalnya dengan melakukan rapat terbatas melalui teknologi video conference.

“Hampir semua menteri (negatif) kecuali cuma Pak Budi Karya Sumadi saja ditambah dengan anggota keluarga beliau,” ujar Fadjroel. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dinyatakan positif corona pada Sabtu (14/3/2020).

Mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura II itu tercatat sebagai pasien positif corona nomor 76. Posisinya sebagai Menteri Perhubungan, saat ini dijabat sementara oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Hingga hari ini, Sabtu (21/3/2020) pemerintah pusat telah menyatakan ada 369 kasus Covid-19 di Tanah Air.

Dari jumlah tersebut, diketahui bahwa ada 32 pasien yang meninggal dunia setelah mengidap Covid-19. Angka itu menyebabkan Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki persentase pasien meninggal tinggi akibat Covid-19, yaitu sekitar 8,7 persen. Selain itu, ada juga 17 pasien yang telah dinyatakan sembuh dan bisa meninggalkan rumah sakit.