oleh

Tomi Patria Percaya Bahwa Difabel Memiliki Kesempatan yang Sama

Tangerang Selatan – Difabel secara harfiah memiliki arti keterbatasan baik fisik, kognitif, mental, sensorik, emosional, dan perkembangan. Sebagai bentuk kepedulian, Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) menetapkan tanggal 3 Desember adalah Hari Difabel Internasional. Hal ini menunjukan bahwa sebagai sesama manusia, kita dituntut agar terus menjunjung tinggi rasa kepedulian, rasa percaya bahwa penyandang difabel pun sama seperti manusia lainnya.

Menanggapi tentang hari difabel, Tomi Patria Edwardy atau yang biasa disapa bang Tomi, salah seorang tokoh masyarakat yang berasal dari Tangerang Selatan. Beliau mengajarkan serta mengajak masyarakat agar peduli bahkan menyayangi para penyandang difabel.

 “Mari sama-sama semua masyarakat kita hilangkan stigma perbedaan dan mensupport bahwa mereka sama, serta mampu mengejar cita-cita yang diinginkan”. Kata Tomi, saat ditemui di kelurahan Cipayung, Tangerang Selatan (Selasa, 12/03).

Tomi menambahkan, di hari yang istimewa ini, Hari Difabel Internasional. Bahwa kita sesama manusia bukan hanya sekedar memperingati.

“Kita harus bisa bergotong royong, bekerjasama, agar penyandang difabel memiliki hak yang sama tanpa adanya perbedaan, sekat-sekat, atau pandangan yang melemahkan terhadap sebuah keterbatasan, serta percaya bahwa mereka bisa seperti orang lain pada umumnya”. Tuturnya.

Tomi menghimbau agar menjadi cerminan, khususnya bagi masyarakat Kota Tangerang Selatan. Bahwa, pemimpin yang baik adalah mereka yang peduli akan kesejahteraan terhadap seluruh masyarakatnya tanpa terkecuali, dan memandang optimis akan kemajuan seseorang atau bangsa akan dimiliki siapapun termasuk para penyandang difabel. “Hari difabel ini merupakan cerminan bagi para pemimpin yang baik, mereka yang peduli akan kesejahteraan terhadap seluruh masyarakatnya tanpa terkecuali”. Tutupnya.

Komentar