oleh

H. Herman Deru, S.H., M.M

H. Herman Deru, S.H., M.M, atau sebutan akrabnya Herman Deru, (Gubernur Sematera Selatan masa bakti 2018-Sekarang) beliau lahir di Balitang, Ogan Komering Ulu Timur, Sematera Selatan (Sumsel), pada 17 November 1967. Herman Deru, merupakan adak ke-6 dari 14 bersaudara.

Herman Deru memiliki sorang istri yaitu Febrita Lustia, beliau dikaruniai empat orang anak, Percha Leanpuri , Samantha Tivani, Leoni Marezza Putri, dan Ratu Tenny Leriva.

Bagi masyarakat Sumatera Selatan, Herman Deru merupakan tokoh yang sangat penting, mungkin tidak berlebihan jika dikatakan sebagai icon Sumatera Selatan. Hal ini dibuktikan pada saat beliau menjabat sebagai Bupati di Ogan Komering Ulu Timur, sampai-sampai beliau di juluki oleh masyarakat disana sebagai “Bupati25”.

Julukan Bupati 25

Julukan “Bupati25” diberikan kepada Herman Deru bukan tanpa alasan dan tanpa sebab, hal ini dikarenakan keunikan cara kerja beliau pada saat beliau menjabat sebagai Bupati di Ogan Komering Ulu Timur.  Salah satu alasannya adalah beliau hanya butuh 2 hari untuk kerja di kantor, dan 5 harinya beliau pakai untuk mengunjungi desa-desa, berdialog dengan warga, serta menyerap serta masalah-masalah yang di hadapi oleh warga. Jadi tidak heran jika warga sumsel memilih beliau sebagai Gubernur Sumatera Selatan pada 1 Oktober 2018-Sekarang.

Selain Herman Deru suka turun kelapangan untuk menyerap aspirasi masyarakat, beliau juga pernah membuat kebijakan yang sangat menarik, yaitu pemakaian bahasa daerah, yaitu bahasa Komering dan bahasa Jawa, termasuk juga bahasa lainnya di Kabupaten Ogan Komering  Ulu Timur. Dengan pembagian waktu, pada setiap tanggal 5 wajib menggunakan bahasa Komering, tanggal 15 menggunakan bahasa Jawa, dan tanggal 25 menggunakan bahasa masing-masing daerah.

Keunikan Herman Deru Lainnya adalah, Herman Deru lebih memilih tinggal di rumah almarhum ayahnya (H. Hamzah) di Belitang, ketimbang di Martapura (rumah dinasnya), beliau melakukan hal ini bukan sesuatu yang kebetulan, melainkan biar beliau bisa berinteraksi langsung dengan masyarakat sekitar, dan membuat mayarakat tak sungkan untuk datang dan pergi menyampaikan berbagai macam masalah yang di hadapi.

Riwayat Pendidikan

  1. SD Negeri 1 Sidomulyo Belitang, 1979
  2. SMP Negeri Belitang , 1982
  3. SMA Negeri 3 Palembang, 1985
  4. Fakultas Hukum Universitas Shakyakirti Palembang, 1995
  5. Magister Manajemen STIE Trisna Negara, 2008

Pekerjaan

  1. Wiraswasta 1985-1987
  2. Pegawai Negeri Sipil Pemda Tk. I Sumatera Selatan pada Dinas Pendapatan Daerah Tk. I Sumatera Selatan 1987-1998
  3. Bendahara Yayasan Trisna Negara OKU Timur 1996-Sampai Sekarang
  4. Melanjutkan Berwiraswasta 1998-Sekarang
  5. Bupati Ogan Komering Ulu Timur, selama dua Periode 2005-2010/2010-2015
  6. Gubernur Sematera Selatan 2018-Sampai Sekarang

Riwayat Organisasi

  1. Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMP Negeri 1 Belitang
  2. Dewan Pertimbangan Organisasi GM Kosgoro Tk. II Palembang 1995
  3. Dewan Yayasan Penyantun Masjid Istiqlal Sidomulyo Belitang 1996
  4. Wakil Bendahara Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Palembang 1997
  5. Komisi Ekonomi DPD KNPI Tingkat I Sumatera Selatan (Sumsel) 1997
  6. Dewan Penyantun STIE Trisna Negara, Belitang 1997
  7. Dewan Penyantun Yayasan Pendidikan Belitang1997
  8. Pembina Lingkar Studi Mahasiswa Sumatera Selatan (Sumsel) 1998
  9. Ketua Bidang Koperasi BPC GAPENSI Kodya Palembang
  10. Pembina Remaja Masjid Nurul Huda Palembang 1998
  11. Ketua Penasehat Taekwondo Indonesia Cabang Palembang 1999
  12. Dewan Penasehat PALATRA (Pecinta Alam Trisna Negara) OKUT
  13. Wakil Ketua Lembaga Kajian dan Pembangunan SDM Palembang 1999-Sekarang
  14. Dewan Penasehat Koperasi Trisna Negara Sejahtera OKUT 1999-Sekarang
  15. Ketua Badan Futsal Provinsi Sumatera Selatan 2009-2013
  16. Ketua Forum Daerah Penghasil Pangan 2010-2014
  17. Ketua Pengda Lemkari Periode 2010-2015

Penghargaan

  1. Mendapat Gelar Kanjeng Raden Harya (KRH) oleh Sri Susuhunan PB XIII Sinuhun Tedjowulan 2011
  2. Manggala Karya Kencana 2007
  3. Satya Lencana Pembangunan 2007
  4. Satya Lencana Wira Karya 2009
Inilah Sosok Herman Deru Gubernur Sumatera Selatan